Gresik — Lembaga Baitul Qur’an Gresik menggelar Parade Tasmi’ pada Ahad, 21 Juni 2026. Acara tahunan ini memadukan empat momen dalam satu rangkaian. Wisuda kelulusan, kenaikan kelas, pembagian rapor, serta penghargaan tasmi’ digelar bersama untuk santri yang telah menuntaskan hafalan Al-Qur’an sepanjang tahun ajaran ini.

Tasmi’ sendiri merupakan kegiatan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara langsung di hadapan para asatidz, sebagai bentuk validasi atas kualitas dan kelancaran hafalan yang telah dijalani santri selama satu tahun. Proses ini bukan perkara mudah, sebab santri dituntut untuk konsisten mengulang dan menjaga hafalan di tengah kesibukan belajar di jenjang formal masing-masing. Karena itu, momen tasmi’ kerap dianggap sebagai puncak pencapaian yang layak dirayakan bersama keluarga.

Acara berlangsung dengan dihadiri oleh wali santri dari tiga jenjang pendidikan, yaitu Prakuttab (setara TK/RA), Kuttab (setara SD/MI), dan Madrasah (setara MTs/SMP). Kehadiran wali santri dari berbagai jenjang ini menjadikan Parade Tasmi’ sebagai salah satu agenda tahunan yang paling ditunggu, sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara lembaga dan keluarga santri di penghujung tahun ajaran.

Pada tahun ini, lebih dari 100 santri menerima penghargaan tasmi’ atas keberhasilan mereka memperdengarkan hafalan Al-Qur’an dengan baik. Selain itu, sebanyak 15 santri kelas 6 diwisuda sebagai tanda kelulusan, menandai berakhirnya satu fase pendidikan dan dimulainya jenjang yang baru bagi mereka. Pembagian rapor dan kenaikan kelas yang dilaksanakan bersamaan dengan tasmi’ semakin menegaskan bahwa pencapaian akademik dan pencapaian menghafal Al-Qur’an berjalan beriringan di lembaga ini.

Jenjang Prakuttab turut mencatatkan hasil yang membanggakan tahun ini. Seluruh atau 100% lulusan Prakuttab dinyatakan lulus tes baca-tulis, sementara lebih dari 90% di antaranya juga telah lulus tes baca Al-Qur’an. Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan dasar membaca dan menulis di jenjang awal berjalan dengan baik, sekaligus menjadi bekal yang kuat bagi santri untuk melanjutkan ke jenjang Kuttab.

Momen istimewa lainnya datang dari jenjang Kuttab, di mana salah satu santri kelas 6 yaitu Faqih Ghonim berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Pencapaian luar biasa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga, sekaligus inspirasi bagi santri-santri lain untuk terus bersemangat menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Dalam rangkaian acara, Pengasuh Baitul Qur’an Gresik, Ghonim Sunalim, Lc., selaku pengasuh pondok pesantren Baitul Qur’an turut memberikan sambutan dan tausiyah kepada seluruh santri dan wali santri yang hadir, “Kita bermohon kepada Allah agar senantiasa membimbing kita dalam mendidik anak-anak menjadi anak-anak yang sholih dan sholiha”. Kepala Yayasan Baitul Qur’an, Rizki Rahman, S.Pd., juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras santri serta dukungan penuh dari para orang tua selama proses belajar dan menghafal sepanjang tahun ajaran. “Kami bersyukur atas pencapaian-pencapaian pendidikan yang ada di lingkungan Kuttab Baitul Quran pada tahun ajaran ini”.

Decak kagum dan haru mengiringi setiap nama santri yang dipanggil naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan, mengingatkan semua yang hadir bahwa di balik pencapaian ini ada doa serta kerja keras panjang dari santri dan keluarga. Parade Tasmi’ menjadi salah satu tradisi yang dinanti setiap tahun di Baitul Qur’an Gresik, sebagai bentuk nyata komitmen lembaga dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang juga unggul secara akademik. Melalui acara ini, sinergi antara lembaga dan wali santri dalam mendukung pendidikan generasi Qur’ani diharapkan terus terjalin erat, sekaligus menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk turut menyusul jejak kakak-kakak mereka di tahun-tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *